Pentingnya Memilih Pesantren Sebagai Pendidikan Anak

Baru-baru ini sering terdengar pemberitaan tak sedap yang melibatkan anak-anak. Mulai dari kasus pemukulan hingga pembunuhan terhadap guru. Siapa yang bisa disalahkan? Ketika hal sepele bisa merenggut masa depan seorang anak. Ketika di usia yang masih belia mereka harus menghabiskan waktunya dibalik jerusi besi penjara. Lingkungan dan pergaulan bebas memang seringkali menjadi kambing hitam di balik kasus-kasus yang menimpa anak-anak tersebut. Ada benarnya, lingkungan yang tidak baik bisa membuat anak terjerumus pada hal-hal negatif.

Sehingga sebagai orang tua yang bijaksana, pernahkah terlintas dalam benak Anda untuk memasukkan anak ke pesantren? Sudah tahu bagaimana didikan pesantren?

Berikut ini ulasan tentang pentingnya memilih pesantren sebagai lembaga pendidikan untuk anak.

  1. Mendidik Anak Untuk Mandiri dan Bertanggung Jawab

    istimewa

    anak menjadi mandiri dalam kehidupan sehari-hari

Seperti yang kita ketahui, anak-anak yang mondok di pesantren dipaksa untuk hidup mandiri karena tidak tinggal bersama orang tuanya. Banyak pekerjaan sehari-hari yang harus mereka selesaikan sendiri, seperti merapikan tempat tidur, mencuci baju, mencuci alat makan dan lainnya. Anak-anak dituntut untuk bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri. Dengan berbagai kesibukan yang mereka jalani setiap hari mulai dari belajar, beribadah, mengaji hingga menyelesaikan pekerjaan rumah membuat mereka tidak memiliki waktu untuk mendapatkan pengaruh negatif dari lingkungannya.

  1. Kuat Iman dan Kuat Fisik

    Tapak Suci Pesantren Misbahul Ulum Loksumawe

Siapa bilang di pesantren anak Anda hanya akan diajari ilmu agama saja? Justru di pesantren yang sudah berskala nasional, mereka memiliki program pendidikan yang tidak biasa. Anak-anak diarahkan sesuai bakatnya, misalnya mengikuti kelas bela diri, kelas bahasa internasional atau bahkan kelas seni. Tidak hanya akidahnya yang kuat, fisik dan mentalnya pun dibentuk menjadi kuat sebagai persiapan kelak ia keluar dari pondok pesantren.

  1. Berpotensi Menjadi Orang yang Lebih Hebat

    istimewa

    Ridwan Kamil lulusan pesantren yang sukses

Tahukah Anda? Bahwa pesantren sudah banyak mencetak orang-orang hebat seperti pebisnis, politikus, penulis hingga ulama terkenal. Memasukkan buah hati ke pesantren justru memberikan peluang anak untuk bertemu dengan orang-orang hebat dan mendapatkan kesempatan jaringan yang lebih luas seperti melanjutkan studi ke berbagai universitas di luar negeri. Banyak jebolan pesantren terbaik yang memutuskan untuk melanjutkan studi ke Mesir maupun Turki untuk lebih mendalami ilmu dan menjadi seseorang yang lebih bermanfaat untuk keluarga, bangsa dan agamanya.

  1. Terhindar Dari Lingkungan Negatif

Menjalani pendidikan di pesantren, bertujuan untuk membiasakan anak-anak tinggal di lingkungan yang banyak aturan. Seperti jam bangun dan jam tidur yang harus tepat waktu, ibadah berjamaah, hafalan surat dan Al Quran serta bentuk kegiatan lainnya yang membawa anak-anak ke dalam lingkungan yang positif. Tidak ada rokok bahkan minuman keras di lingkungan pesantren, tidak ada istilah pacaran dan tidak ada hal-hal negatif lainnya yang bisa membawa anak pada kepribadian yang negatif.

  1. InsyaAllah Menjadi Anak Sholih dan Sholihah

Orang tua mana yang tidak ingin anak kesayangannya menjadi pribadi yang sholih dan sholihah. Seperti sabda dari Rasulullah, “Barang siapa yang membaca Al Quran, mempelajari dan mengamalkannya, maka kedua orang tua mereka pada hari Kiamat akan dipakaikan mahkota dari nur yang sinarnya laksana sinar cahaya matahari”. Atmosfer di pesantren memaksa anak untuk mempelajari dan mengamalkan agama islam. Hingga kelak ketika ia keluar dari pesantren, dirinya bisa menjadi sosok anak yang bisa dibanggakan kedua orang tuanya karena memiliki akidah yang hebat.

Masih ragu memasukkan anak ke pesantren? Yuk, mari kita coba renungkan beberapa hal positif yang sudah disebutkan diatas. Jadilah orang tua yang bijaksana, yang berpengaruh besar terhadap kepribadian anak nantinya.

You may also like...