Dianggap sebagai Atlit Terbaik, Atlit Inggris ini Ternyata Muslim!

Memang sudah bukan hal yang aneh saat mengetahui bahwa di Negara milik Ratu Elizabeth itu banyak penduduk yang beragama Islam. Bahkan saat ini walikota di London pun adalah seorang muslim. Hal itu juga yang membuat perkembangan penyebaran Islam di Eropa khusunya Inggris menjadi sangat pesat dari tahun ke tahun.

Nah, usut punya usut, katanya ada seorang atlit di Inggris yang dijuluki sebagai most successful distance runner atau pelari jarak jauh tersukses. Dan hal yang paling mengejutkan adalah ternyata ia seorang muslim! Wow, betapa hal tersebut membuat kita sesama muslim tersenyum bangga mendengarnya.

Atlit muslim Inggris ini bernama lengkap Mohamed Muktar Jama Farah dan kerap disapa sebagai “Mo Farah”. Dilahirkan pada tahun 1983, Farah dan saudara kembarnya yang bernama Hassan dilahirkan di keluarga Muslim Habr Awal Isaaq di Somalia. Mereka menghabiskan masa kecil mereka di Djibouti.

Pada umur 11 tahun, ia dan keluarganya memutuskan untuk pindah ke Inggris mengikuti sang ayah Mukhtar Farah yang merupakan seorang konsultan di bidang IT. Ayah Farah adalah seorang Inggris yang juga dilahirkan di London, sama seperti kakeknya Jama yang juga seorang yang berkebangsaan Inggris.

Farah bersekolah di Isleworth and Syon School dan bakat olahraganya pertama disadari oleh seorang guru olahraga di sekolah tersebut yang bernama Alan Watkinson. Lalu ia melanjutkan kuliahnya di Fetham Community College. Namun pada waktu itu ambisi Farah adalah untuk menjadi seorang pemain sayap kanan pada klub sepak bola Arsenal ataupun menjadi seorang mekanik mobil.

Untuk mengembangkan bakatnya, Farah kemudian bergabung dengan Borough of Hounslow Athletic Club di London Barat. Ia kemudian menjadi perwakilan Hounslow pada ajang London Youth Games. Lalu pada tahun 2001, ia mulai mengikuti training di St. Mary’s University College dan menjadi salah satu dari dua atlit pertama di Pusat Ketahanan Kinerja yang baru dibentuk di St. Mary’s. Disana ia tinggal dan dilatih untuk menjadi atlit yang sesungguhnya.

Namanya mulai dikenal dunia pada tahun 2011 saat ia mengikuti kejuaraan olahraga tingkat dunia yang diadakan di Daegu, Korea Selatan. Ia berhasil mendapatkan medali perak untuk jarak 10.000 meter dan medali emas untuk jarak 5.000 meter. Meskipun ia tak menjadi juara pertama, namun ia menjadi seorang pria Inggris pertama yang berhasil mendapatkan medali World Championship pada kedua jarak tersebut.

Pada ajang Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brazil, Farah berhasil mendapatkan medali emas pada jarak 5.000 meter dan 10.000 meter putra. Ia adalah satu-satunya atlit yang dapat mempertahankan dua pencapaian tersebut dan menjadi pelari paling berhasil.

Pada sebuah wawancara, ada perkataan yang membuat kita sebagai seorang muslim merasa terharu mendengarnya. “Saya biasanya shalat sebelum bertanding, saya membaca doa, berpikir tentang bagaimana saya sudah bekerja keras dan terus berjuang.” Hal itu membuktikan bahwa ia adalah seorang muslim yang taat dan Islam adalah hal yang paling penting baginya.

Di tahun 2013, Farah termasuk dalam 500 muslim paling berpengaruh di seluruh dunia yang dilansir dari RISSC Publication. Ia juga berkata bahwa, “Di dalam Alqur’an dikatakan bahwa kalian harus bekerja keras pada apa yang kalian kerjakan, maka saya bekerja keras pada pelatihan dan hal itu sangat berpengaruh dengan kesuksesan. [Ini] tidak hanya datang dalam semalam, kalian harus melatihnya dan percaya pada diri kalian, itulah hal yang paling penting.”

Farah juga merupakan seorang pendukung aktif dari ajang Muslim Writers Award . Ia memiliki banyak follower di sosial media dengan 1,5 juta pengikut di Twitter dan 1,1 juta di Facebook.

Berhasil mendapatkan penghargaan BBC Sport Personality of The Year mengalahkan 11 kandidat lainnya, Farah juga mendapatkan anugerah peghargaan sebagai Knighthood dari kerajaan Inggris pada November 2017. Ia juga mendesak generasi muda untuk dapat mewujudkan impian dan cita-cita dengan mempercayai diri sendiri dan terus berjuang.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.