Kisah Walikota London Muslim

Apa yang lebih mengejutkan dunia saat kota sebesar London yang merupakan salah satu pusat benua Eropa memiliki walikota seorang muslim? Terdengar sangat mengejutkan namun ternyata hal itu benar adanya dengan terpilihnya Sadiq Khan sebagai walikota London.

Mengenal Sadiq Khan
Dilahirkan di sebuah daerah pinggiran kota London yaitu London Selatan, walikota terpilih London ini bernama lengkap Sadiq Aman Khan. Di usianya yang ke-46 ia terpilih menjadi walikota London dan membuatnya menjadi sorotan dunia. Bukan karena jabatannya, melainkan agamanya.

Latar Belakang
Pria yang lebih akrab dikenal sebagai Sadiq Khan ini merupakan anak ke lima dari delapan bersaudara. Keislamannya berasal dari keluarganya yang merupakan imigran Pakistan. Berawal dari kakeknya yang berimigrasi dari India menuju Pakistan, lalu kedua orang tuanya yang berimigrasi ke Inggris tepat sebelum kelahirannya.

Hidup Sederhana di London
“Cerita saya adalah cerita tentang London. Ayah saya adalah seorang supir bus dan ibu saya penjahit. London memberikan saya kesempatan untuk berkembang, dari rumah susun dan menjalankan usaha yang berhasil dan menjabat di kabinet,” kata Khan pada situsnya.

Fakta itu memang benar adanya. Ayah Khan yang bernama Amanullah Khan bekerja sebagai supir bos selama lebih dari 25 tahun, sedangkan ibu Khan yang bernama Sehrun adalah seorang penjahit.

Khan menghabiskan masa kecilnya di Tooting, sebuah kawasan di selatan London yang sekarang telah dimodernisasi. Ia dan saudara-saudaranya dibesarkan di sebuah rumah susun subsidi pemerintah hingga akhirnya mampu membeli rumah sendiri.

Pendidikan dan Karir yang Cemerlang
Bukan berasal dari keluarga yang kaya tidak membuat Sadiq Khan menyerah dengan dunia. Ia melanjutkan pendidikannya hingga jenjang perguruan tinggi. Ia mempelajari ilmu hukum di sebuah universitas di London.

istimewa

Sadiq Khan sebagai lulusan Ilmu Hukum universitas di London

Setelahnya Khan bekerja sebagai pengacara HAM selama lebih dari sepuluh tahun. Karirnya terus meningkat dimulai dari terpilih menjadi konselor termuda saat ia berumur 23 tahun, menjadi ketua organisasi terkemuka, sampai menjadi anggota Parlemen dan menteri transportasi pada tahun 2009.

Karirnya yang cemerlang membuat citra Islam di Inggris pun membaik. Khan menjadi satu-satunya warga muslim yang berhasil duduk di kursi Parlemen dan juga menjabat sebagai menteri sehingga dapat mengikuti sidang kabinet di Inggris.

Lalu yang terkini, ia terpilih menjadi walikota London sebagai perwakilan dari Partai Buruh mengalahkan lawan beratnya yaitu Zac Goldsmith.

 

Keislaman Sadiq Khan
Sebagai seorang muslim, Khan tentunya menjalani ibadah. Dia menjalani puasa selama Ramadhan dan kerap kali mengunjungi sebuah masjid di Tooting yang bernama Al-Muzzammil. Ia pun tidak mengkonsumsi alcohol meskipun ia seringkali mengunjungi pub dan mengutarakan permintaannya untuk tidak menutup pub.

Diusik mengenai pandangannya mengenai Islam oleh seorang jurnalis, Khan memilih berkomentar seperti ini :

“too often the people who are ‘representing’ the Islamic faith aren’t representative, they’re angry men with beards. And that is not what Islam is about.”

Artinya, “Terlalu sering orang-orang yang ‘mewakili’ iman Islam tidak representatif, mereka adalah orang-orang yang berjenggot yang marah. Dan Islam bukanlah mengenai hal itu.”

istimewa

Khan menikahi rekan sesame pengacara yang juga seorang muslim bernama Saadiya Ahmed pada tahun 1994. Mereka dikaruniai dua orang putri bernama Anisah (1999) dan Ammarah (2001). Meskipun berada di lingkungan minoritas Islam, Khan dan istrinya mendidik kedua putri mereka sesuai dengan aturan Islam.

Menjadi seorang muslim di sebuah daerah yang mayoritas penduduknya non muslim tentu bukan hal yang mudah. Namun menyerah pada keadaan tentu bukan sifat umat muslim yang seharusnya karena Allah menyukai hambanya yang selalu bersemangat dan menjunjung agamanya.

 

 

You may also like...